Gracia Indri: Nasi Merah Lebih Baik

KapanLagi.com: Gracia Indri: Nasi Merah Lebih Baik.

Kapanlagi.com – Segala cara biasanya ditempuh untuk mewujudkan penampilan yang sempurna. Dari olah fisik sampai diet mengurangi makanan. Seperti itulah yang kira-kira dilakukan para selebritis, demikian juga oleh Gracia Indri. Namun, dirinya melakukan dengan cara berbeda.

“Setiap hari aku udah biasa makan pake nasi merah. Selain sehat, jadi menghambat gemuk, dan menjaga penampilan di depan kamera,” ujar Indri saat dihubungi wartawan, Kamis (15/9).

Indri mengaku kalau kebiasaannya mengkonsumsi nasi merah telah berlangsung lama. Sampai-sampai dirinya sudah tak ingat lagi kapan tepatnya.

“Udah cukup lama pokoknya. Jadi emang jadi kebiasaan saja kalau makan pakai nasi merah. Kalau nasi putih itu sesekali,” imbuhnya.

Pesinetron ini juga memberikan tips bagi orang yang ingin mengikuti jejaknya, bagaimana mengolah nasi merah yang baik. Mengingat nasi merah tidak ada rasanya, karena tidak ada kadar gulanya.

Nasi Merah Bakar

tabloidnova.com – Nasi Merah Bakar.

Bahan:
400 gr nasi merah
2 sdm minyak zaitun
200 gr daun bayam merah
200 gr buncis, potong serong
200 gr daging ayam, rebus, potong dadu kecil
2 btr telur, kocok rata
½ sdt merica bubuk
½ sdt garam

Saus:
50 gr margarin rendah garam
100 gr bawang bombai, cincang
50 gr tepung terigu
50 ml susu rendah lemak
½ sdt merica bubuk
¼ sdt pala bubuk
½ sdt garam
1 btr kuning telur, kocok lepas
75 gr keju parut

Cara Membuat:

1. Campur nasi merah, minyak zaitun, daun bayam, buncis, daging ayam, telur, merica, dan garam aduk rata. Sisihkan.

2. Saus : Panaskan margarin, tumis bawang bombai hingga harum, masukkan tepung terigu, aduk rata.

3. Tuang susu sambil terus diaduk, bumbui merica, pala, dan garam, aduk rata. Masak sampai kental. Tambahkan kuning telur dan sebagian keju parut, aduk rata. Angkat.

4. Ambil pinggan tahan panas atau cetakan alumunium foil , olesi margarin. Masukkan campuran nasi, ratakan, sirami saus, dan taburi sisa keju parut.

5. Panggang dalam oven bersuhu 175 derajat Celsius selama 25 menit. Angkat dan sajikan hangat.

Tip:   Bagi penderita mag, bahan pangan yang mengandung gas seperti kol, kembang kol, nangka, durian, minuman bersoda, kopi, dan alkohol harus dihindari.

Untuk 6 Porsi

Nasi Uduk Beras Merah – Barito

VIVAnews – Nasi Uduk Beras Merah.

Anda penggemar berat nasi uduk? Coba nasi uduk beras merah yang gurih dan sehat.

VIVAnews – Mendengar kata nasi uduk, pasti kita langsung teringat ketenaran nasi uduk Kebon Kacang yang melegenda bagi warga Jakarta. Namun di kawasan Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Barito, seberang SD Tarakanita 1, terdapat warung nasi uduk yang tak kalah enaknya.

Uniknya, nasi uduk yang ditawarkan di sini menggunakan beras merah. Wah, seperti apa ya rasanya?

Pemilik warung Nasi Uduk Beras Merah ini, Melany Prayitno, adalah penggemar berat nasi uduk. Namun ia ingin membuat nasi uduk yang lebih sehat. Kemudian terpikir olehnya untuk mencoba mengganti beras putih dengan beras merah.

Seperti kita ketahui, beras merah sangat sehat karena kaya nutrisi, seperti serat, protein, vitamin B1, dan sebagainya. Beras ini juga mengandung lebih sedikit karbohidrat ketimbang beras putih. Sehingga sering dikonsumsi untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Memasak nasi uduk beras merah jauh lebih sulit. Beras merah lebih keras daripada beras putih, seratnya banyak, jadi memasaknya lebih lama. Beras merah juga membutuhkan santan dua kali lipat dibandingkan dengan beras putih.

“Kesulitan lainnya adalah tidak bisa memasak beras merah dengan rice cooker. Nasi tidak bisa matang, jadi harus dengan dandang dan dikukus dengan anyaman bambu,” jelas Melany.

Setelah melakukan percobaan beberapa kali, akhirnya Melany menemukan metode masak yang tepat. Mula-mula beras merah dimasak dengan air hingga setengah matang selama 20 menit. Selanjutnya, beras diaroni dengan santan dan bumbu rempah yang terdiri dari kencur, jahe, laos, daun serai, daun salam yang sudah dihaluskan. Kemudian beras dikukus lagi selama kurang lebih 45 menit hingga matang.

Nasi uduk beras merah yang sudah matang dihidangkan hangat-hangat di atas daun pisang. Butiran beras terlihat merekah dan aromanya sangat harum. Disajikan dengan irisan telur dadar dan taburan bawang goreng di atasnya. Sungguh menggoda selera makan.

Suapan pertama terasa mantap. Nasi terasa empuk namun tidak lembek. Rasanya gurihnya pun tidak terlalu pekat berminyak sehingga tidak membuat eneg.

Menurut Melany, nasi beras merah memang tidak terlalu menyerap minyak seperti nasi putih. Saat dikukus setelah diaroni santan, minyak dari santan menetes dari beras. Itulah yang membuat nasi uduk beras merah ini lebih sehat karena tidak menyerap minyak.

Lauk pendampingnya juga tak kalah mantap. Pilihan lauknya adalah ayam goreng rempah atau empal goreng. Untuk ayam, Melany memilih ayam pejantan yang dagingnya lebih kesat dan mengandung sedikit lemak.

Sedangkan untuk empal goreng, Melany memilih daging sapi bagian sengkel atau kaki bagian bawah. Daging bagian ini memang lebih kenyal karena terdapat otot-otot.

Belum lengkap jika makan nasi uduk tanpa sambal kacang khas Betawi. Ada pula sambal terasi yang gurih karena ditambahkan ebi goreng. Hmm, sedap!

Nasi Uduk Beras Merah
Jl. Barito 2 No. 11, Jakarta Selatan

Telp         :  (021) 99592850
Buka        :  Pukul 07.00-14.00 WIB
Harga       :  Rp 15.000 – Rp 25.000

• VIVAnews

Memilih Beras Merah

detikFood : Memilih Beras Merah

Jakarta – Beras merah ada yang merah gelap dan ada yang merah terang. Mana yang sebaiknya dipilih?

Beras merah merupakan jenis beras yang kaya serat dan vitamin B. Biasanya dijual dalam dua jenis. Yang merah gelap karena kulit arinya belum disosoh atau dikupas dan yang merah terang karena sudah disosoh. Jika dimasak,yang belum disosoh akan terasa lebih kasar dan sangat mengenyangkan. Sedangkan yang sudah disosoh lebih lunak dan tidak terlalu padat. Untuk kandungan serat tentu lebih baik yang belum disosoh. Tetapi untuk rasa lebih enak yang merah terang. Jadi, pilihannya tergantung pada selera.

( Odi / Odi )

Mengenali Beras Merah Terbaik

Okefood – Mengenali Beras Merah Terbaik

BERAS merah dikonsumsi banyak orang terutama oleh mereka yang berdiet. Padahal bisa dibilang, beras putih lebih enak ketimbang beras merah.

Bila beras putih masih mempunyai rasa di dalamnya, beras merah justru lebih hambar. Namun, kekuatan beras merah terletak pada manfaat kesehatannya.

Tak mengherankan bila beras merah sudah banyak ditemui di pasar tradisional maupun pasar modern. Bila Anda masih awam memilih beras merah, simak tipnya seperti dipaparkan chef Ferry Saputra, chef healthy food kepada okezone usai demo masak di ASEAN Plus Culinary Festival 2011, La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (18/9/2011).

Warna beras merah

Beras merah mempunyai warna merah bersih. Sebaiknya, jangan memilih beras merah yang terlihat kotor atau berubah kecokelatan. Beras yang berubah warna bisa menimbulkan racun.

Tanpa kulit

Kebanyakan beras merah, khususnya yang masih di dalam tumpukan, masih terdapat kulitnya. Anda harus perhatikan, bila masih terdapat kulit, lebih baik jangan dibeli.

Bentuk panjang

Beras merah hampir sama dengan beras matti asal India. Yang membedakan, bentuk beras merah sedikit lebih panjang dan bila Anda sentuh, teksturnya sangat halus dan tidak pecah.

Ukuran air

Memasak beras merah, takaran air yang digunakan tidak sama dengan beras putih. Air untuk memasak beras merah harus lebih banyak dua kali lipat dibanding beras putih karena beras merah menyerap air lebih banyak.

Penyucian

Beras merah tergolong butuh perlakukan khusus dalam pembersihan. Proses pencuciannnya, yakni yaitu menggunakan sedikit air, gosok dengan telapak tangan tetapi jangan terlalu kencang, baru kemudian diberi air langsung dari keran. Ulangi sebanyak 3 kali dengan proses yang sama. (ftr)

Fakta tentang Beras Merah – Beras Merah Kaya Vitamin & Mineral

Fakta tentang Beras Merahsumber: Tabloid Ibu & Anak

Nilai gizi beras bergantung pada jenisnya. Dari sisi jenis, masyarakat menggolongkan beras menjadi tiga golongan: beras putih (dipisahkan lagi menjadi pulen dan pera), beras ketan, dan beras merah. Tetapi, apa pun nama berasnya, yang awam tahu tentangnya, bahan ini hanyalah sumber karbohidrat semata, pengenyang pemt, ‘bensin’ untuk beraktivitas.

Padahal, jika saja mau sedikit iseng ‘membongkarnya’, utamanya beras merah, beras memiliki banyak manfaat lain. Beras merah punya kandungan gizi yang jauh lebih baik dibanding beras putih.

Sebabnya, karena, umumnya beras putih berasal dari beras yang telah digiling sehingga sudah hilang kulit arinya, sementara beras merah berasal dari beras tumbuk, yang kulit arinya tak banyak hilang.

Padahal kulit ari beras mengandung zat-zat gizi yang penting bagi tubuh, di dalam kulit ari tersebut kaya serat dan minyak alami. Serat tak hanya mengenyangkan, namun juga mencegah berbagai penyakit saluran pencernaan.

Continue reading →

Cathy Sharon Rela Tak Nyaman demi Nasi Merah

Cathy Sharon Rela Tak Nyaman demi Nasi Merah

JAKARTA, KOMPAS.com — Demi mendapatkan nasi merah, Cathy Sharon (28) lebih senang makan di kantin karyawan di lokasi parkir mobil lantai ruang bawah tanah Pondok Indah Mal, Jakarta. Meskipun tak senyaman dan tak sesejuk tempat makan di dalam mal, setiap pekan Cathy pasti mampir makan nasi merah di kantin itu sebelum atau setelah nge-gym di mal itu.

”Aku emang doyan nasi merah. Kata pelatih pribadiku, ada satu warung aja di kantin itu yang jual nasi beras merah,” kata Cathy, yang ditemui seusai penyerahan penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) kepada Heavenly Blush (HB) Yoghurt Bar di Pondok Indah Mal (PIM), Minggu (21/2/2010).

Selain nasi beras merah, Cathy ternyata juga doyan dengan yoghurt sejak kecil. Karena itu, dia lalu didaulat menjadi ikon HB. ”Sejak kecil doyan. Dulu, sih, minumnya yoghurt home made. Sehari bisa dua mangkuk, lho. Belum ada frozen yoghurt seperti sekarang,” kata Cathy yang setiap malam ngemil yoghurt sebelum tidur.

Bagi Cathy, mengonsumsi yoghurt dan es krim jauh berbeda rasanya. Sebanyak apa pun yoghurt yang diminum, kata Cathy, tidak akan membuat merasa bersalah memikirkan berapa kalori yang sudah dikonsumsi. ”Setelah minum yoghurt berasa beda aja. Lebih enak aja di perut dan lancar urusan ’belakang’,” kata Cathy sambil tertawa. (LUK)

Sumber : Kompas Cetak

7 Cemilan Sehat Tengah Malam

7 Cemilan Sehat Tengah Malam 

Liburan seringkali membuat banyak orang berpesta dan terjaga sampai larut malam. Bila sudah seperti ini, tak jarang rasa lapar melanda. Padahal seperti yang Anda ketahui, makan setelah pukul 8 malam dapat berdampak pada pinggang Anda. Namun kabar baiknya adalah, bukan waktu makan yang penting melainkan apa yang Anda konsumsi. Jadi, bila Anda lapar di tengah malam, berikut ini adalah daftar makanan ramah yang dapat Anda konsumsi tanpa perlu menyabotase kesehatan maupun program diet Anda.

1. Air Putih

Rasa haus seringkali meniru rasa lapar. Jadi, sebelum Anda meraih makanan dari kulkas maupun lemari makan Anda, isi tubuh Anda dengan secangkir atau dua cangkir air. Anda bahkan dapat menambahkan lemon atau jeruk nipis sebagai perasa (dimana kedua bahan ini memiliki sifat detoksifikasi). Tunggu selama 10 menit, dan jika perut Anda masih meminta jatah, Anda bisa mengkonsumsi cemilan maupun minuman sehat lainnya.

2. Susu

Rendah akan kalori dan lemak, susu mengandung triptofan, asam amino yang membantu meninabobokan Anda ke dalam tidur nyenyak. Pada dasarnya, triptofan bertanggung jawab meningkatkan produksi serotonin dalam tubuh; serotonin membantu Anda untuk merasa mengantuk. Sebagai bonus tambahan, kalsium dan vitamin D dalam cangkir susu dapat meningkatkan kesehatan tulang Anda.

Continue reading →