Manfaat Beras Merah dan Cara Memasak Dengan Rice Cooker

Mengapa Harus Beras Organik?

Hal ini untuk mencegah adanya kandungan senyawa toksik arsenik yang umumnya terkandung dalam beras yang dibudidayakan secara anorganik. Kadar rendah arsenik memang tidak akan menimbulkan penyakit akut, tetapi beresiko menimbulkan kanker dalam jangka panjang.

Manfaat mengkonsumsi Beras Merah.

Mengkonsumsi beras merah dalam jangka panjang, umumnya dapat membantu mengatasi beragam gangguan kesehatan dan dapat meningkatkan kebugaran tubuh serta dapat meningkatkan corak kulit. Efek menguntungkan lainnya sebagai berikut :

– Menurunkan kadar kolesterol jahat
– Mencegah penyakit jantung koroner
– Membantu menyehatkan jantung, terutama bagi wanita pasca – menopause
– Mengurangi resiko sindrom metabolik
– Mencegah kanker
– Membantu mencegah batu kemih
– Melindungi terjangkitinya asma pada anak anak
– Mengendalikan stress dan membantu tidur agar lebih nyenyak
– Meningkatkan “qi” dan stamina
– Mengurangi frekuensi buang air kecil pada malam hari
– Meningkatkan napsu makan
– Meningkatkan pencernaa dan mengatasi perut kembung
– Menghilangkan konstipasi
– Melancarkan sirkulasi darah
– Menghilangkan pegal pegal dan rematik
– Mengurangi perut gendut
– Meningkatkan corak kulit
– Mengingkatkan laju detoksifikasi
– Mengurangi sakit kepala dan migrain
– Meningkatkan pengaturan tekanan darah
– Menurunkan risiko diabetes dan meningkatkan kondisi diabetes

Cara memasak beras merah dengan rice cooker :

1. Cuci beras merah dengan air mengalir dan bersihkan kotoran yang bercampur di dalam-nya
2. Masukkan beras merah ke dalam rice cooker dan tambahkan air bersih dengan perbandingan air dan beras = 3:1 atau 2:1 (tergantung rice cooker anda).
3. Biarkan campuran tersebut di dalam rice cooker selama 30 menit sebelum memasaknya.
4. Nyalakan rice cooker, biarkan hingga matang. Sebelum dihidangkan, aduk nasi.

Cara Menyimpan yg benar

Memang, lapisan bekatul yang kaya minyak membuat beras merah tidak tahan lama atau mudah tengik pada suhu ruang. Namun, jika kita menyimpan dengan cara yang benar, beras merah ini dapat tahan hingga 1 tahun.

Cara menyimpan beras merah yang benar adalah diletakkan dalam wadah tertutup rapat dan disimpan dalam kulkas. Ya, jaman dulu hanya sedikit orang mengenal kulkas, tapi sekarang hampir tiap rumah memiliki kulkas, jadi tunggu apa lagi?

Sumber Tulisan : Buku real Food True Health halaman 23 – 29. Tulisan Dr. Ir. Muhammad Ahkam Subroto, M. App. Sc.

Cantik dan Sehat dengan Beras Merah

Sumber: Okezone Lifestyle – Cantik dan Sehat dengan Beras Merah.

Foto: Corbis

PADA umumnya, beras hanya dikenal sebagai sumber karbohidrat, pengenyang perut, atau “bensin” untuk beraktivitas.

Padahal beras merah, khususnya juga dapat dimanfaatkan untuk menyehatkan tubuh serta merawat kecantikan.

Beras. butir pada yang telah dibuang kulit luar (sekam) atau disebut epicarp, merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain diselimutiepicarp, beras terdiri dari cellulose yang keras, sebiji beras juga memiliki struktur lapisan kulit dalam yang disebutpericarp, terdiri atas 2-3 lapis sel yang dibatasi selapis sel kubik bernama aleuron. Lapisan ini melingkupi bagian dalam biji yang disebut endosperm. Sedangkan lembaga, yang merupakan bakal benih tanaman, melekat pada bagian pangkalnya.

Masyarakat menggolongkan beras menjadi tiga golongan, yakni beras putih (dipisahkan lagi menjadi pulen dan pera), beras ketan, dan beras merah. Beberapa jenis beras mengeluarkan aroma wangi bila ditanak (misalnya, Cianjur Pandanwangi atau Rajalele). Bau ini disebabkan beras melepaskan senyawa aromatik yang memberikan efek wangi. Sifat ini diatur secara genetik dan menjadi objek rekayasa genetika beras.

Beras merah masih utuh dengan lapisan aleuron. Aleuron inilah yang penting dalam beras merah karena banyak mengandung vitamin. Beras merah telah dikenalkan oleh para tabib sejak tahun 2800 SM. Banyak penulis di Asia Timur masa dahulu mengatakan bahwa beras merah merupakan jenis makanan yang dapat menyembuhkan penyakit lantaran keseimbangan alamiahnya. Pada masa kini, para ahli makrobiotik telah pula menyatakan persetujuannya.

Karena beras adalah makanan pokok, maka kandungan karbohidrat pasti lebih tinggi daripada beras merah (78,9 gr:75,7 gr). Tetapi meskipun karbohidratnya lebih rendah, nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih (349 kal:353 kal). Selain lebih kaya protein (6,8 gr:8,2 gr), hal tersebut mungkin disebabkan kandungan-kandungan tiaminnya yang lebih tinggi (0,12 mg:0,31 mg). Tiamin (kecukupan yang dianjurkan untuk dewasa pria usia 20-59 tahun 1,2 mg per hari, sedangkan untuk wanita 1 mg per hari) berfungsi sebagai koenzim berbagai reaksi metabolisme energi, untuk dekarboksilasi oksidatif piruvat menjadi asetil KoA dan memungkinkan masuknya substrat yang dapat dioksidasi ke dalam siklus krebs guna pembentukan energi.

Kekurangan tiamin bisa mengganggu sistem syaraf dan jantung. Dalam keadaan berat dinamakan beri-beri, dengan gejala awal nafsu makan berkurang, gangguan pencernaan, sembelit, mudah lelah, semutan, jantung berdebar, dan refleks berkurang.

Kandungan selenium dalam beras merah merupakan elemen kelumit (trace element) yang merupakan bagian esensial dari enzim glutation peroksidase. Enzim ini berperan sebagai katalisator dalam pemecahan peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat toksin-peroksida, dapat berubah menjadi radikal bebas yang mampu mengoksidasi asam lemak tidak jenuh dalam membran sel, hingga merusak membran tersebut menyebabkan kanker, dan penyakit degeneratif lainnya.

Untuk kecantikan, kandungan selenium ini dapat mencegah penuaan dini. Selain itu beras merah bisa juga digunakan untuk campuran masker. Misalnya jika Anda ingin berimprovisasi, tumbuk beras merah dan balurkan pada wajah. Saat ini juga sudah dijual scrub dari beras merah.

Angkak Merah

Tentunya pembaca pernah mendengar angkak merah yang biasanya dikenal untuk menaikkan trombosit. Angkak merah sebetulnya beras yang difermentasikan selama sepekan dengan cendawanmonascus purpureus. Beras yang semula putih berubah warna menjadi merah gelap. Sayang, belum ada penelitian ilmiah yang mengungkap misteri itu.

Trombosit naik turun karena asupan nutrisi, sedangkan penyakit demam berdarah bersifat musiman dan tidak ada di negara-negara maju. Ada praduga bahwa pigmen angkak yang berwarna merah sebagai pemicu meningkatnya trombosit. Khasiat angkak mirip jus jambu biji merah.

Tetapi, untuk pengobatan demam berdarah angkak tidak dapat dilakukan sendiri, harus dikombinasikan dengan obat yang bersifat sejuk seperti buah-buahan berkadar air tinggi. Angkak juga dapat digunakan untuk memperlancar dan menstabilkan darah, mengobati luka dalam akibat pukulan, benturan atau jatuh.

Dr Med Maya Surjadjaja, DCS, SpGK, Cosmetik & Nutrilon Scientist dari Gracia Patricia Estetika mengatakan, angkak lebih bisa dipegang untuk menurunkan kolesterol, bukan menaikkan trombosit. Penelitian ini bisa dibuktikan oleh riset yang dilakukan oleh Dr Heber, peneliti di Pusat Gizi Manusia University of California Los Angeles (UCLA), yang mengungkapkan lovastatin menghambat produksi kolesterol dalam tubuh. Caranya dengan menghentikan kinerja enzim HMG-CoA reduktase di hati. Enzim itu bertanggung jawab memproduksi kolesterol dalam darah. Secara kimiawi, kinerja lovastatin meliputi mereduksi efek sintesis enzim pembuat kolesterol, memperlambat proses pembentukan kolesterol sehingga jumlahnya menurun.

Untuk mendapat beras merah, Anda tak perlu bingung karena beras merah dapat dibeli dipasar tradisional. Selain itu, swalayan dan supermarket juga banyak menyediakan. Sekadar informasi, beras merah lebih keras daripada beras putih, jadi saat memasaknya harus pakai air lebih banyak dan lebih lama. Selain itu jika Anda ingin tampil cantik sekaligus memiliki stamina yang kuat serta tak siap dihinggapi kanker kolorektal, paru-paru atau prostat, mulailah membiasakan diri untuk mengkonsumsi beras merah.

(tty)

Makan Beras Merah, Rahasia Ramping Yeyen

Sumber : Okezone Lifestyle – Makan Beras Merah, Rahasia Ramping Yeyen.

MENGAKU makan banyak, tubuh Yeyen Lydia tetap terlihat ramping dan berisi. Lantas, apa rahasia kemolekan tubuhnya tersebut?

Meski sudah memiliki satu anak, bodi seksi Yeyen tak pernah berubah. Kerampingan tubuhnya tetap terjaga keindahannya hingga saat ini. Tak heran, imej seksi selalu melekat padanya.

Yeyen mengatakan sebenarnya tidak ada trik khusus menjaga keindahan tubuhnya tersebut. Bahkan, tidak ada diet ketat yang dijalaninya demi memertahankan tubuhnya.

“Aku beneran enggak diet. Malah makanku banyak. Cuma sekarang ini aku sudah beralih dari beras putih ke beras merah,” katanya kepada okezone di MNC Plaza, Selasa (17/1/2011).

Mengubah pola makan dari beras putih ke beras merah memang memiliki manfaat tersendiri bagi wanita kelahiran 1978 ini. Berkat pola sehatnya tersebut, ia merasakan badannya jadi lebih ringan meski tak melakukan aktivitas fisik.

“Aku tuh sebenarnya malas olahraga. Mungkin karena faktor usia juga. Tapi dulu sewaktu masih remaja, aku rajin banget olahraga, dari berenang sampai aerobik,“ tutur Yeyen.

Selain menjaga pola makan dengan beras merah tersebut, Yeyen berbagi rahasia tubuh seksinya tersebut.

“Selain berganti ke beras merah, aku juga rutin minum jamu,“ tutupnya. (ind)
(tty)

BERAS MERAH VS BERAS COKLAT

Sumber : isenk-isenk ngeblog: BERAS MERAH VS BERAS COKLAT.

Berawal dari ketertarikan saya untuk mengatur pola makan, saya pun mencoba untuk mempelajari tentang beras yang menjadi asupan keseharian saya.
Banyak yang mengatakan “jika ingin diet, sebaiknya makan beras merah!” lalu saya pun mencoba mencari beras ini. Kemudian masih dalam pencarian, saya ditawarkan jenis beras yang sebelumnya belum pernah saya dengar, beras coklat, atau yang lebih dikenal dengan organic brown rice.

Dari berbagai sumber saya dapatkan informasi yang berbeda-beda mengenai kedua jenis beras ini, ada yang mengatakan bahwa beras coklat lebih sedikit kalori daripada beras merah, jadi beras ini lebih baik untuk diet rendah kalori. Namun ada juga yang mengatakan beras merah itu adalah beras coklat. Bingung Nih..Oleh sebab itu saya mencari sumber yang benar-benar jelas tentang kedua jenis beras ini.

Beras Coklat
Beras coklat adalah beras yang hanya dihilangkan sekamnya, namun tidak dipoles menjadi beras putih. Beras coklat dan beras putih memiliki kandungan kalori, karbohidrat, protein dan lemak yang sama. Yang membedakan hanyalah dengan proses penggilingan beras dengan alat pemoles, lapisan aleuron beras akan hilang. Bersamaan dengan hilangnya lapisan terluar beras ini hilang pula beberapa vitamin B1, B3 dan zat besi. Dimana menurut Food and drug Administration USA, beras putih yang di jual di USA harus dilakukan fortifikasi unsur Magnesium. Karena 1 cangkir (195 g) beras coklat mengandung 84 mg Mg, sedang 1 cup beras putih hanya mengandung 18 mg Mg. Beras coklat juga mengandung asam-asam lemak dan serat pangan yang lebih tinggi dari beras putih. Beras coklat yang masih mengandung dedak, mengdung pula minyak dedak yang dilaporkan mungkin dapat menurunkan LDL Cholesterol.

Organic brown rice adalah beras coklat yang dalam pertumbuhannya dibebaskan dari pestisida yang mengandung Arsen, yang merupakan zat karsinogenik bila dikonsumsi dalam waktu yang lama. Lebih parah lagi paparannya dapat berpengaruh buruk pada berbagai organ tubuh termasuk kulit, sistem respirasi, kardiovaskular, sistem imun, sistem genitalia, sistem reproduksi, gastrointestinal, dan sistem syaraf.

Beras Merah
Beras merah adalah beras yang memang pada aleuronnya mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu. Beras merah telah dikenal sejak tahun 2800 SM. Oleh para tabib saat itu benda ini dipercaya memiliki nilai-nilai medis yang dapat memulihkan kembali rasa tenang dan damai. Banyak penulis di Asia Timur masa dahulu mengatakan bahwa beras merah merupakan jenis makanan yang dapat menyembuhkan penyakit lantaran keseimbangan alamiahnya. Pada masa kini, para ahli makrobiotik telah pula menyatakan persetujuannya.

Meski, dibandingkan dengan beras putih, kandungan karbohidrat beras merah lebih rendah (78,9 gr : 75,7 gr), tetapi hasil analisis Nio (1992) menunjukkan nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih (349 kal : 353 kal).

Selain lebih kaya protein (6,8 gr : 8,2 gr), hal tersebut mungkin disebabkan kandungan kandungan tiaminnya yang lebih tinggi (0,12 mg : 0,31 mg). Tiamin (kecukupan yang dianjurkan untuk dewasa pria usia 20-59 tahun 1,2 mg per hari, sedangkan untuk wanita 1 mg per hari) berfungsi sebagai koenzim berbagai reaksi metabolisme energi, untuk dekarboksilasi oksidatif piruvat menjadi asetil KoA dan memungkinkan masuknya substrat yang dapat dioksidasi ke dalam siklus krebs guna pembentukan energi.

Unsur gizi lain yang diperkirakan juga berpengaruh pada pendongkrakan energi beras merah adalah fosfor (243 mg per 100 gr bahan). Kecukupan yang dianjurkan untuk pria usia 20-45 tahun adalah 500 mg per hari, sedangkan untuk wanita 450 mg per hari). Melalui proses fosforilasi, fosfor mengaktifkan berbagai enzim dan vitamin B dalam pengalihan energi pada metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak.

Jadi, beras merah tidaklah sama dengan beras coklat, mana yang lebih baik?? keduanya sama-sama lebih baik darpada beras putih. Saya pribadi lebih memilih beras merah untuk diet tinggi protein saya.

sumber :
http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=foodspice&dbid=128
http://simonbwidjanarko.wordpress.com/2008/07/03/beras-coklat-menurunkan-ldl-cholesterol-benarkah/
http://id.wikipedia.org/wiki/Beras
http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0412/20/ilpeng/1445174.htm

Diet untuk Pangkas Lemak di Pinggul & Paha

wolipop.com – Diet untuk Pangkas Lemak di Pinggul & Paha.

dok. Thinkstock
img Jakarta – Kesal dengan lemak di perut yang tak kunjung hilang, atau Jakarta – Kesal dengan lemak di perut yang tak kunjung hilang, atau punggung Anda terlihat berlipat ketika memakai bra? Masalah kelebihan lemak atau kegemukan pada bagian tubuh tertentu memang kerap dialami banyak wanita. Sebagian merasa pahanya terlalu besar, sebagian lagi tak percaya diri dengan lemak di bawah lengan yang menggelambir.

Sebenarnya, apa penyebab kegemukan hanya terjadi di area tubuh yang spesifik? Dokter Naturopathy Max Tomlinson menjawab, kondisi ini sering disebabkan karena faktor hormonal. Masalah kegemukan ini bisa semakin parah akibat gaya hidup yang menyebabkan hormon tidak seimbang seperti diet tidak sehat, stres, polusi dan kurang olahraga.

“Banyak proses yang terjadi dalam tubuh, yang dikoordinasi oleh hormon, dan hormon juga yang mengatur di mana tubuh menyimpan lemak,” tutur Max, seperti dilansir Daily Mail.

Max yakin bahwa setiap bagian tubuh penyimpan lemak (baik itu perut, lipatan bra, paha atau bokong) disebabkan oleh aktivitas atau ketidakaktifan hormon tertentu. Kabar baiknya, masalah kegemukan ini bisa diatasi dengan memperbaiki ketidakseimbangan hormon melalui diet tepat, olahraga teratur, asupan suplemen dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Sebagai langkah awal, Max merekomendasikan beberapa pola diet untuk menghilangkan lemak di bagian tubuh tertentu. Pola diet seperti apa?

1. Lemak ‘Menyembul’ di Pinggul
Tumpukan lemak yang menyembul di bagian belakang saat Anda mengenakan celana jeans (biasa disebut love handle) bisa jadi tanda adanya masalah pada hormon insulin. Hormon ini mengatur tingkat gula darah. Makanan dengan kadar gula tinggi akan memaksa tubuh memproduksi lebih banyak insulin, pengeluaran glukosa meningkat dan akhirnya menyebabkan lemak tertumpuk pada pinggul.

Untuk membatasi produksi insulin yang berlebihan dan ‘memangkas’ lemak di pinggul, Anda harus mengatur asupan gula dan karbohidrat dalam diet. Jalani pola diet ala Mediterania (banyak konsumsi buah dan sayuran segar, ikan, sedikit daging, minyak sehat). Perbanyak makanan kaya antioksidan seperti kayu manis, cengkeh, kunyit, herbal, cabai, cranberry, blueberry, brokoli dan teh hijau. Makanan kaya antioksidan berfungsi membantu mengurangi peningkatan insulin. Hindari makanan yang diproses seperti roti tawar, biskuit, cake, keripik, sereal dan minuman bersoda.

2. Tonjolan Lemak pada Lipatan Bra
Tonjolan lemak pada lipatan bra tentunya sangat mengganggu penampilan. Jika ini terjadi pada Anda, bisa berarti tanda aktivitas thyroid yang lamban. Kelenjar ini mengatur seberapa banyak tubuh membakar kalori dari makanan. Kinerja thyroid yang lambat bisa menyebabkan penumpukan pada punggung, kenaikan berat badan, kelelahan dan depresi.

Beberapa jenis makanan mentah bisa mengganggu fungsi kelenjar thyroid. Jadi batasi konsumsi brokoli, kol, lobak, peach, produk olahan dari kedelai, bayam dan stroberi segar. Jika ingin mengonsumsinya, masaklah dengan kematangan yang tepat agar senyawa-senyawa pengganggu thyroid hilang. Tingkatkan asupan yodium dan selenium yang terdapat pada beras merah, bawang putih, rumput laut, ati sapi/ayam, bawang bombay, salmon, tuna dan gandum utuh.

3. Lemak Menggelambir pada Lengan
Tumpukan lemak pada bagian bawah lengan atas Anda bisa disebabkan menurunnya level testosteron, dan biasanya terjadi saat wanita menginjak usia paruh baya. Meningkatkan testosteron, bersama dengan latihan intensif bisa membantu menjaga bentuk lengan yang ideal.

Kurangi konsumsi gula dan karbohidrat halus (nasi putih, roti tawar, tepung terigu) dalam diet Anda. Gula dan karbohidrat non-kompleks bisa meningkatkan gula darah, dan kondisi ini bisa menurunkan produksi testosteron. Perbanyak asupan lemak sehat yang banyak terdapat pada salmon, alpukat dan biji rami. Selain lewat makanan, level testosteron juga bisa ditingkatkan dengan tidur yang cukup, rileks dan menghindari stres.

4. Paha dan Bokong Besar
Hormon estrogen pada wanita meningkatkan penyimpanan lemak di sekitar lutut ke atas (paha dan bokong). Banyak wanita yang mengalami kelebihan estrogen baik dari konsumsi makanan –daging ternak– maupun unsur sintetis yang terdapat pada bahan kimia di perabotan plastik dan lapisan anti lengket. Makanlah lebih banyak buah, sayur dan gandum utuh, karena mengandung zat khusus yang membantu membuang estrogen yang tak terpakai. Hindari minuman beralkohol, kopi, obat penghilang rasa sakit dan minuman berpengawet.

(hst/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

6 Trik Makan Agar Cepat Kenyang

wolipop.com – 6 Trik Makan Agar Cepat Kenyang.

Dok. Thinkstock
Dok. Thinkstock

Jakarta – Salah satu cara untuk mengurangi asupan lemak dan kalori adalah mengontrol porsi makan. Tapi kadang rasa lapar berlebihan dan selera makan yang besar membuat kita ingin terus makan.

Tapi ada trik yang bisa membuat perut terasa kenyang lebih cepat, tapi lapar lebih lama. Dikutip dari Health, bukan hanya jenis makanan yang membuat Anda cepat kenyang. Tapi juga cara Anda makan. Yuk, intip tipsnya di sini.

1. Minum Air Putih Sebelum Makan

Minum 1-2 gelas air putih setiap sebelum makan. Air putih akan mengisi perut sehingga Anda lebih cepat kenyang saat makan. Selain itu, Anda bisa mengurangi hingga 60 kalori setiap jam makan.

2. Tambahkan Cuka atau Kayu Manis
Jika memungkinkan, tambahkan sedikit cuka atau bubuk kayu manis ke dalam makanan Anda. Menurut penelitian dari Department of Agricultural and Food Sciences di Zurich, Swiss, dua bahan ini bisa mengontrol kadar gula dalam darah, yang membuat Anda cepat kenyang, tapi lama merasakan lapar lagi.

3. Makan Sayuran Berwarna
Kunyahlah sayuran berwarna oranye dan hijau; seperti wortel, brokoli, bayam dan selada. Sayuran ini mengandung sekitar 90 persen air dan kaya serat, yang membawa sinyal kenyang pada otak sehingga perut pun terasa penuh lebih cepat.

4. Ganti Nasi Putih dengan Kentang
Kentang mengandung karbohidrat kompleks; jenis karbohidrat yang lama dicerna dalam tubuh. Sebuah studi di British Journal of Nutrition menemukan, mengonsumsi karbohidrat kompleks (kentang, oatmeal dan beras merah) bisa membuat Anda kenyang hingga berjam-jam dan makan kurang dari 320 kalori per hari. Saat makan siang atau malam, ganti nasi putih atau pasta dengan kentang rebus. Jika ingin rasa yang lebih enak, jadikan sebagai mashed potato dengan sedikit bumbu garam dan merica. Sajikan bersama daging ayam tanpa kulit dan sayuran rebus.

5. Pilih Ikan dibandingkan Daging
Pilih makanan laut dibandingkan daging merah untuk lauk. Ikan salmon, misalnya, kaya akan asam lemak omega-3 yang bisa membantu perut lebih cepat kenyang dan bertahan hingga beberapa jam. Penelitian yang diterbitkan European Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan, orang yang makan ikan lebih cepat kenyang dibandingkan pemakan daging merah. Plus, mereka juga mengasup 75 kalori lebih sedikit di jam makan berikutnya!

6. Ngemil Kacang Sebelum Makan
Cemillah kacang-kacangan (almond, mede atau kacang tanah) sebelum makan. Kacang mengandung serat, protein dan lemak yang mengaktifkan perasaan kenyang sehingga Anda pun akan makan lebih sedikit.

(hst/hst)

Makanan Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

detikHealth : Makanan Terbaik untuk Turunkan Berat Badan.

Jakarta, Makanan yang baik adalah makanan bergizi yang dapat membantu membangun tulang, mencegah penyakit kronis, meningkatkan penglihatan dan menjaga ketajaman otak. Tetapi makanan-makanan tersebut akan lebih baik jika juga rendah kalori. Sehingga bisa mendapatkan manfaat dari nutrisinya tanpa harus mengkhawatirkan peningkatan berat badan.

Beberapa makanan dapat membantu memenuhi nutrisi untuk tubuh, namun juga termasuk makanan terbaik untuk menurunkan berat badan. Beberapa makanan tersebut seperti dikutip dari Health, Minggu (8/1/2012) antara lain:

1. Oat (gandum)

Oat kaya serat, sehingga dapat membantu merasa kenyang sepanjang hari. Hanya setengah cangkir kemasan 4,6 gram, termasuk suatu karbohidrat yang sehat yang dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.

2. Alpukat

Tidak ada alasan untuk takut makan lemak, asalkan lemak tersebut termasuk lemak yang tepat. Asam oleat, suatu senyawa dalam lemak tak jenuh tunggal (MUFAs) dalam alpukat, dapat memicu tubuh untuk membantu merasa kenyang sepanjang hari.

3. Ikan salmon

Ikan salmon merupakan sumber protein yang dapat membantu merasa kenyang tanpa menambah lemak.

4. Bluberi

Bluberi dikenal sebagai anti-aging yang baik. Satu cangkir bluberi hanya mengandung 80 kalori, dan dapat membantu merasa kenyang dengan 4 gram serat.

5. Brokoli

Dimasak atau mentah, brokoli dikenal sebagai agen anti-kanker.

6. Beras merah

Beras merah adalah sumber serat yang baik. Beras merah merupakan suatu karbohidrat yang sehat yang dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.

7. Pir

Suatu hasil studi menemukan bahwa, wanita yang makan 3 buah pir sehari dapat mengonsumsi kalori lebih sedikit dan kehilangan berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidak mengonsumsi.

8. Kacang almond

Almond dalam tertentu dapat membantu menurunkan berat badan.

9. Teh hijau

Mengonsumsi teh hijau setiap hari dapat mempermudah menurunkan berat badan, karena teh hijau dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Kandungan antioksidan dalam teh hijau juga dapat membakar lemak dan kalori. Satu hasil studi menemukan bahwa, 5 cangkir teh hijau sehari dapat membantu menurunkan berat badan dua kali lebih banyak.

10. Pisang

Pisang adalah makanan baik untuk jantung. Mengonsumsi pisang juga dapat meningkatkan metabolisme, sehingga dapat membakar lemak dan kalori.

11. Telur

Sarapan yang sarat dengan protein yang akan mengurangi nafsu makan. Satu hasil studi menyatakan bahwa, wanita gemuk yang sarapan telur dapat kehilangan berat badan dua kali lebih banyak dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi telur.

12. Cokelat murni

Mengonsumsi cokelat dapat memperlambat pencernaan sehingga dapat merasa kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit saat. Hasil studi menunjukkan bahwa, makan diet tinggi lemak sehat dapat meningkatkan metabolisme untuk membakar lemak dan kalori.

13. Jeruk

Jeruk mengandung serat tinggi. Jeruk dapat membantu merasa kenyang lebih lama. Sehingga dapat membantu makan lebih sedikit sepanjang hari.

14. Kentang

Kentang memang tinggi karbohidrat, tetapi juga 3 kali menyebabkan kenyang lebih lama dibandingkan dengan nasi putih.

15. Keju

Keju mengandung asam lemak yang dapat membantu merasa kenyang dan membakar lebih banyak lemak.

16. Susu rendah lemak

Asam lemak yang sama ditemukan dalam susu, dan protein susu yang dapat membuat merasa kenyang. Susu dengan tambahan kalsium juga dapat membantu menrunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian, wanita dapat membakar lemak dan kalori lebih banyak ketika mereka mengonsumsi 1.000-1.400 miligram kalsium per hari.

(del/ir)

Beras Putih VS Beras Merah. Beras Putih telah kehilangan 80% Vitamin dan Menyebabkan Diabetes

Beras Putih VS Beras Merah. Beras Putih telah kehilangan 80% Vitamin dan Menyebabkan Diabetes | Wisata Seru.

Beras Merah

Dapatkah anda menebak, makanan apa yang dituding sebagai makanan utama penyebab penyakit diabetes dan jika tidak difortifikasi dengan vitamin oleh produsennya menyebabkan penyakit beri beri yang mematikan?

Betul, makanan tersebut adalah nasi putih. Mengapa nasi putih dituding sebagai penyebab utama diabetes? Hal ini disebabkan perkembangan diabetes terkait dengan konsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi.

Indeks glikemik (GI) merupakan skala angka yang digunakan untuk menunjukkan seberapa cepat dan seberapa tinggi suatu makanan tertentu dapat meningkatkan kadar glukosa darah.

Nasi putih memiliki nilai GI sebesar 70 – 87. Angka GI tersebut tergolong tinggi sehingga tidak cocok untuk penderita diabetes. Sehingga, nasi putih dapat diganti dengan Beras Merah. Beras Merah ini adalah beras yang hanya mengalami proses minimal penggilingan. Proses tersebut hanya menghilangkan lapisan padi paling luar sehingga penurunan nilai nutrisi dapat diminimalkan. Pun, nilai GI beras merah tergolong rendah, yakni 55.

Penggilingan Beras menjadi Putih merusak 80 % vitamin dalam beras

Proses penggilingan dan pemutihan yang menjadikan beras merah menjadi beras putih merusak 67% vitamin B3, 80% vitamin B1, 90% vitamin B6, 50% mangaan dan fosfor, 60% besi, serta semua serat dan asam lemak esensial.

Mengapa Produsen Memilih membuat Beras Putih daripada Beras Merah?

Jawabannya tentu karena bagi produsen, beras putih lebih tahan lama dalam penyimpanan. Sementara bagi konsumen ada anggapan bahwa beras merah hanya makanan kalangan miskin atau bahkan makanan hewan. Memang, lapisan bekatul yang kaya minyak membuat beras merah tidak tahan lama atau mudah tengik pada suhu ruang. Namun, jika kita menyimpan dengan cara yang benar, beras merah ini dapat tahan hingga 1 tahun.

Cara menyimpan beras merah yang benar adalah diletakkan dalam wadah tertutup rapat dan disimpan dalam kulkas. Ya, jaman dulu hanya sedikit orang mengenal kulkas, tapi sekarang hampir tiap rumah memiliki kulkas, jadi tunggu apa lagi?

Mengapa Harus Beras Organik?

Hal ini untuk mencegah adanya kandungan senyawa toksik arsenik yang umumnya terkandung dalam beras yang dibudidayakan secara anorganik. Kadar rendah arsenik memang tidak akan menimbulkan penyakit akut, tetapi beresiko menimbulkan kanker dalam jangka panjang.

Manfaat mengkonsumsi Beras Merah.

Mengkonsumsi beras merah dalam jangka panjang, umumnya dapat membantu mengatasi beragam gangguan kesehatan dan dapat meningkatkan kebugaran tubuh serta dapat meningkatkan corak kulit. Efek menguntungkan lainnya sebagai berikut :

– Menurunkan kadar kolesterol jahat
– Mencegah penyakit jantung koroner
– Membantu menyehatkan jantung, terutama bagi wanita pasca – menopause
– Mengurangi resiko sindrom metabolik
– Mencegah kanker
– Membantu mencegah batu kemih
– Melindungi terjangkitinya asma pada anak anak
– Mengendalikan stress dan membantu tidur agar lebih nyenyak
– Meningkatkan “qi” dan stamina
– Mengurangi frekuensi buang air kecil pada malam hari
– Meningkatkan napsu makan
– Meningkatkan pencernaa dan mengatasi perut kembung
– Menghilangkan konstipasi
– Melancarkan sirkulasi darah
– Menghilangkan pegal pegal dan rematik
– Mengurangi perut gendut
– Meningkatkan corak kulit
– Mengingkatkan laju detoksifikasi
– Mengurangi sakit kepala dan migrain
– Meningkatkan pengaturan tekanan darah
– Menurunkan risiko diabetes dan meningkatkan kondisi diabetes

Cara memasak beras merah dengan rice cooker :

1. Cuci beras merah dengan air mengalir dan bersihkan kotoran yang bercampur di dalam-nya
2. Masukkan beras merah ke dalam rice cooker dan tambahkan air bersih dengan perbandingan air dan beras = 3:1 atau 2:1 (tergantung rice cooker anda).
3. Biarkan campuran tersebut di dalam rice cooker selama 30 menit sebelum memasaknya.
4. Nyalakan rice cooker, biarkan hingga matang. Sebelum dihidangkan, aduk nasi.

Sumber Tulisan : Buku real Food True Health halaman 23 – 29. Tulisan Dr. Ir. Muhammad Ahkam Subroto, M. App. Sc.

WordPress Security