Gracia Indri: Nasi Merah Lebih Baik

KapanLagi.com: Gracia Indri: Nasi Merah Lebih Baik.

Kapanlagi.com – Segala cara biasanya ditempuh untuk mewujudkan penampilan yang sempurna. Dari olah fisik sampai diet mengurangi makanan. Seperti itulah yang kira-kira dilakukan para selebritis, demikian juga oleh Gracia Indri. Namun, dirinya melakukan dengan cara berbeda.

“Setiap hari aku udah biasa makan pake nasi merah. Selain sehat, jadi menghambat gemuk, dan menjaga penampilan di depan kamera,” ujar Indri saat dihubungi wartawan, Kamis (15/9).

Indri mengaku kalau kebiasaannya mengkonsumsi nasi merah telah berlangsung lama. Sampai-sampai dirinya sudah tak ingat lagi kapan tepatnya.

“Udah cukup lama pokoknya. Jadi emang jadi kebiasaan saja kalau makan pakai nasi merah. Kalau nasi putih itu sesekali,” imbuhnya.

Pesinetron ini juga memberikan tips bagi orang yang ingin mengikuti jejaknya, bagaimana mengolah nasi merah yang baik. Mengingat nasi merah tidak ada rasanya, karena tidak ada kadar gulanya.

Cathy Sharon Rela Tak Nyaman demi Nasi Merah

Cathy Sharon Rela Tak Nyaman demi Nasi Merah

JAKARTA, KOMPAS.com — Demi mendapatkan nasi merah, Cathy Sharon (28) lebih senang makan di kantin karyawan di lokasi parkir mobil lantai ruang bawah tanah Pondok Indah Mal, Jakarta. Meskipun tak senyaman dan tak sesejuk tempat makan di dalam mal, setiap pekan Cathy pasti mampir makan nasi merah di kantin itu sebelum atau setelah nge-gym di mal itu.

”Aku emang doyan nasi merah. Kata pelatih pribadiku, ada satu warung aja di kantin itu yang jual nasi beras merah,” kata Cathy, yang ditemui seusai penyerahan penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) kepada Heavenly Blush (HB) Yoghurt Bar di Pondok Indah Mal (PIM), Minggu (21/2/2010).

Selain nasi beras merah, Cathy ternyata juga doyan dengan yoghurt sejak kecil. Karena itu, dia lalu didaulat menjadi ikon HB. ”Sejak kecil doyan. Dulu, sih, minumnya yoghurt home made. Sehari bisa dua mangkuk, lho. Belum ada frozen yoghurt seperti sekarang,” kata Cathy yang setiap malam ngemil yoghurt sebelum tidur.

Bagi Cathy, mengonsumsi yoghurt dan es krim jauh berbeda rasanya. Sebanyak apa pun yoghurt yang diminum, kata Cathy, tidak akan membuat merasa bersalah memikirkan berapa kalori yang sudah dikonsumsi. ”Setelah minum yoghurt berasa beda aja. Lebih enak aja di perut dan lancar urusan ’belakang’,” kata Cathy sambil tertawa. (LUK)

Sumber : Kompas Cetak
WordPress Security