Usir Stres dengan Beras Merah

Nasi uduk beras merah (VIVAnews/Irma Kurniati)

 

VIVAnews – Beras merah kaya akan kandungan mineral zinc, yang dapat memperbaiki mood dan mencegah depresi. “Kekurangan zinc dapat memicu terjadinya ketidakseimbangan zat kimia dalam sel otak,” demikian kata Vicki Edgson, ahli naturopati dari London.

Wanita yang kerap dilanda stres, seringkali menunjukkan tanda-tanda fisik kekurangan zinc, seperti wajah pucat, dan kehilangan nafsu makan. Untuk mencegahnya, pastikan Anda mendapat asupan zinc yang cukup, selain dari beras merah, juga dari kerang, tiram dan sejenisnya, ayam dan kacang-kacangan.

Tak ada salahnya sesekali Anda mengganti makanan pokok berupa beras putih dengan beras merah. Sajikan berupa nasi timbel, misalnya. Dengan penampilan yang berbeda itu, beras merah pun mampu mengundang selera.

Sumber : VIVAnews – Usir Stres dengan Beras Merah.

Ada cara lain untuk meredam stres. Ganti makanan pokok Anda dengan beras merah.

Petti Lubis

Rabu, 16 Desember 2009, 11:01 WIB

Cantik dan Sehat dengan Beras Merah

Sumber: Okezone Lifestyle – Cantik dan Sehat dengan Beras Merah.

Foto: Corbis

PADA umumnya, beras hanya dikenal sebagai sumber karbohidrat, pengenyang perut, atau “bensin” untuk beraktivitas.

Padahal beras merah, khususnya juga dapat dimanfaatkan untuk menyehatkan tubuh serta merawat kecantikan.

Beras. butir pada yang telah dibuang kulit luar (sekam) atau disebut epicarp, merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain diselimutiepicarp, beras terdiri dari cellulose yang keras, sebiji beras juga memiliki struktur lapisan kulit dalam yang disebutpericarp, terdiri atas 2-3 lapis sel yang dibatasi selapis sel kubik bernama aleuron. Lapisan ini melingkupi bagian dalam biji yang disebut endosperm. Sedangkan lembaga, yang merupakan bakal benih tanaman, melekat pada bagian pangkalnya.

Masyarakat menggolongkan beras menjadi tiga golongan, yakni beras putih (dipisahkan lagi menjadi pulen dan pera), beras ketan, dan beras merah. Beberapa jenis beras mengeluarkan aroma wangi bila ditanak (misalnya, Cianjur Pandanwangi atau Rajalele). Bau ini disebabkan beras melepaskan senyawa aromatik yang memberikan efek wangi. Sifat ini diatur secara genetik dan menjadi objek rekayasa genetika beras.

Beras merah masih utuh dengan lapisan aleuron. Aleuron inilah yang penting dalam beras merah karena banyak mengandung vitamin. Beras merah telah dikenalkan oleh para tabib sejak tahun 2800 SM. Banyak penulis di Asia Timur masa dahulu mengatakan bahwa beras merah merupakan jenis makanan yang dapat menyembuhkan penyakit lantaran keseimbangan alamiahnya. Pada masa kini, para ahli makrobiotik telah pula menyatakan persetujuannya.

Karena beras adalah makanan pokok, maka kandungan karbohidrat pasti lebih tinggi daripada beras merah (78,9 gr:75,7 gr). Tetapi meskipun karbohidratnya lebih rendah, nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih (349 kal:353 kal). Selain lebih kaya protein (6,8 gr:8,2 gr), hal tersebut mungkin disebabkan kandungan-kandungan tiaminnya yang lebih tinggi (0,12 mg:0,31 mg). Tiamin (kecukupan yang dianjurkan untuk dewasa pria usia 20-59 tahun 1,2 mg per hari, sedangkan untuk wanita 1 mg per hari) berfungsi sebagai koenzim berbagai reaksi metabolisme energi, untuk dekarboksilasi oksidatif piruvat menjadi asetil KoA dan memungkinkan masuknya substrat yang dapat dioksidasi ke dalam siklus krebs guna pembentukan energi.

Kekurangan tiamin bisa mengganggu sistem syaraf dan jantung. Dalam keadaan berat dinamakan beri-beri, dengan gejala awal nafsu makan berkurang, gangguan pencernaan, sembelit, mudah lelah, semutan, jantung berdebar, dan refleks berkurang.

Kandungan selenium dalam beras merah merupakan elemen kelumit (trace element) yang merupakan bagian esensial dari enzim glutation peroksidase. Enzim ini berperan sebagai katalisator dalam pemecahan peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat toksin-peroksida, dapat berubah menjadi radikal bebas yang mampu mengoksidasi asam lemak tidak jenuh dalam membran sel, hingga merusak membran tersebut menyebabkan kanker, dan penyakit degeneratif lainnya.

Untuk kecantikan, kandungan selenium ini dapat mencegah penuaan dini. Selain itu beras merah bisa juga digunakan untuk campuran masker. Misalnya jika Anda ingin berimprovisasi, tumbuk beras merah dan balurkan pada wajah. Saat ini juga sudah dijual scrub dari beras merah.

Angkak Merah

Tentunya pembaca pernah mendengar angkak merah yang biasanya dikenal untuk menaikkan trombosit. Angkak merah sebetulnya beras yang difermentasikan selama sepekan dengan cendawanmonascus purpureus. Beras yang semula putih berubah warna menjadi merah gelap. Sayang, belum ada penelitian ilmiah yang mengungkap misteri itu.

Trombosit naik turun karena asupan nutrisi, sedangkan penyakit demam berdarah bersifat musiman dan tidak ada di negara-negara maju. Ada praduga bahwa pigmen angkak yang berwarna merah sebagai pemicu meningkatnya trombosit. Khasiat angkak mirip jus jambu biji merah.

Tetapi, untuk pengobatan demam berdarah angkak tidak dapat dilakukan sendiri, harus dikombinasikan dengan obat yang bersifat sejuk seperti buah-buahan berkadar air tinggi. Angkak juga dapat digunakan untuk memperlancar dan menstabilkan darah, mengobati luka dalam akibat pukulan, benturan atau jatuh.

Dr Med Maya Surjadjaja, DCS, SpGK, Cosmetik & Nutrilon Scientist dari Gracia Patricia Estetika mengatakan, angkak lebih bisa dipegang untuk menurunkan kolesterol, bukan menaikkan trombosit. Penelitian ini bisa dibuktikan oleh riset yang dilakukan oleh Dr Heber, peneliti di Pusat Gizi Manusia University of California Los Angeles (UCLA), yang mengungkapkan lovastatin menghambat produksi kolesterol dalam tubuh. Caranya dengan menghentikan kinerja enzim HMG-CoA reduktase di hati. Enzim itu bertanggung jawab memproduksi kolesterol dalam darah. Secara kimiawi, kinerja lovastatin meliputi mereduksi efek sintesis enzim pembuat kolesterol, memperlambat proses pembentukan kolesterol sehingga jumlahnya menurun.

Untuk mendapat beras merah, Anda tak perlu bingung karena beras merah dapat dibeli dipasar tradisional. Selain itu, swalayan dan supermarket juga banyak menyediakan. Sekadar informasi, beras merah lebih keras daripada beras putih, jadi saat memasaknya harus pakai air lebih banyak dan lebih lama. Selain itu jika Anda ingin tampil cantik sekaligus memiliki stamina yang kuat serta tak siap dihinggapi kanker kolorektal, paru-paru atau prostat, mulailah membiasakan diri untuk mengkonsumsi beras merah.

(tty)

Makan Beras Merah, Rahasia Ramping Yeyen

Sumber : Okezone Lifestyle – Makan Beras Merah, Rahasia Ramping Yeyen.

MENGAKU makan banyak, tubuh Yeyen Lydia tetap terlihat ramping dan berisi. Lantas, apa rahasia kemolekan tubuhnya tersebut?

Meski sudah memiliki satu anak, bodi seksi Yeyen tak pernah berubah. Kerampingan tubuhnya tetap terjaga keindahannya hingga saat ini. Tak heran, imej seksi selalu melekat padanya.

Yeyen mengatakan sebenarnya tidak ada trik khusus menjaga keindahan tubuhnya tersebut. Bahkan, tidak ada diet ketat yang dijalaninya demi memertahankan tubuhnya.

“Aku beneran enggak diet. Malah makanku banyak. Cuma sekarang ini aku sudah beralih dari beras putih ke beras merah,” katanya kepada okezone di MNC Plaza, Selasa (17/1/2011).

Mengubah pola makan dari beras putih ke beras merah memang memiliki manfaat tersendiri bagi wanita kelahiran 1978 ini. Berkat pola sehatnya tersebut, ia merasakan badannya jadi lebih ringan meski tak melakukan aktivitas fisik.

“Aku tuh sebenarnya malas olahraga. Mungkin karena faktor usia juga. Tapi dulu sewaktu masih remaja, aku rajin banget olahraga, dari berenang sampai aerobik,“ tutur Yeyen.

Selain menjaga pola makan dengan beras merah tersebut, Yeyen berbagi rahasia tubuh seksinya tersebut.

“Selain berganti ke beras merah, aku juga rutin minum jamu,“ tutupnya. (ind)
(tty)

Diet untuk Pangkas Lemak di Pinggul & Paha

wolipop.com – Diet untuk Pangkas Lemak di Pinggul & Paha.

dok. Thinkstock
img Jakarta – Kesal dengan lemak di perut yang tak kunjung hilang, atau Jakarta – Kesal dengan lemak di perut yang tak kunjung hilang, atau punggung Anda terlihat berlipat ketika memakai bra? Masalah kelebihan lemak atau kegemukan pada bagian tubuh tertentu memang kerap dialami banyak wanita. Sebagian merasa pahanya terlalu besar, sebagian lagi tak percaya diri dengan lemak di bawah lengan yang menggelambir.

Sebenarnya, apa penyebab kegemukan hanya terjadi di area tubuh yang spesifik? Dokter Naturopathy Max Tomlinson menjawab, kondisi ini sering disebabkan karena faktor hormonal. Masalah kegemukan ini bisa semakin parah akibat gaya hidup yang menyebabkan hormon tidak seimbang seperti diet tidak sehat, stres, polusi dan kurang olahraga.

“Banyak proses yang terjadi dalam tubuh, yang dikoordinasi oleh hormon, dan hormon juga yang mengatur di mana tubuh menyimpan lemak,” tutur Max, seperti dilansir Daily Mail.

Max yakin bahwa setiap bagian tubuh penyimpan lemak (baik itu perut, lipatan bra, paha atau bokong) disebabkan oleh aktivitas atau ketidakaktifan hormon tertentu. Kabar baiknya, masalah kegemukan ini bisa diatasi dengan memperbaiki ketidakseimbangan hormon melalui diet tepat, olahraga teratur, asupan suplemen dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Sebagai langkah awal, Max merekomendasikan beberapa pola diet untuk menghilangkan lemak di bagian tubuh tertentu. Pola diet seperti apa?

1. Lemak ‘Menyembul’ di Pinggul
Tumpukan lemak yang menyembul di bagian belakang saat Anda mengenakan celana jeans (biasa disebut love handle) bisa jadi tanda adanya masalah pada hormon insulin. Hormon ini mengatur tingkat gula darah. Makanan dengan kadar gula tinggi akan memaksa tubuh memproduksi lebih banyak insulin, pengeluaran glukosa meningkat dan akhirnya menyebabkan lemak tertumpuk pada pinggul.

Untuk membatasi produksi insulin yang berlebihan dan ‘memangkas’ lemak di pinggul, Anda harus mengatur asupan gula dan karbohidrat dalam diet. Jalani pola diet ala Mediterania (banyak konsumsi buah dan sayuran segar, ikan, sedikit daging, minyak sehat). Perbanyak makanan kaya antioksidan seperti kayu manis, cengkeh, kunyit, herbal, cabai, cranberry, blueberry, brokoli dan teh hijau. Makanan kaya antioksidan berfungsi membantu mengurangi peningkatan insulin. Hindari makanan yang diproses seperti roti tawar, biskuit, cake, keripik, sereal dan minuman bersoda.

2. Tonjolan Lemak pada Lipatan Bra
Tonjolan lemak pada lipatan bra tentunya sangat mengganggu penampilan. Jika ini terjadi pada Anda, bisa berarti tanda aktivitas thyroid yang lamban. Kelenjar ini mengatur seberapa banyak tubuh membakar kalori dari makanan. Kinerja thyroid yang lambat bisa menyebabkan penumpukan pada punggung, kenaikan berat badan, kelelahan dan depresi.

Beberapa jenis makanan mentah bisa mengganggu fungsi kelenjar thyroid. Jadi batasi konsumsi brokoli, kol, lobak, peach, produk olahan dari kedelai, bayam dan stroberi segar. Jika ingin mengonsumsinya, masaklah dengan kematangan yang tepat agar senyawa-senyawa pengganggu thyroid hilang. Tingkatkan asupan yodium dan selenium yang terdapat pada beras merah, bawang putih, rumput laut, ati sapi/ayam, bawang bombay, salmon, tuna dan gandum utuh.

3. Lemak Menggelambir pada Lengan
Tumpukan lemak pada bagian bawah lengan atas Anda bisa disebabkan menurunnya level testosteron, dan biasanya terjadi saat wanita menginjak usia paruh baya. Meningkatkan testosteron, bersama dengan latihan intensif bisa membantu menjaga bentuk lengan yang ideal.

Kurangi konsumsi gula dan karbohidrat halus (nasi putih, roti tawar, tepung terigu) dalam diet Anda. Gula dan karbohidrat non-kompleks bisa meningkatkan gula darah, dan kondisi ini bisa menurunkan produksi testosteron. Perbanyak asupan lemak sehat yang banyak terdapat pada salmon, alpukat dan biji rami. Selain lewat makanan, level testosteron juga bisa ditingkatkan dengan tidur yang cukup, rileks dan menghindari stres.

4. Paha dan Bokong Besar
Hormon estrogen pada wanita meningkatkan penyimpanan lemak di sekitar lutut ke atas (paha dan bokong). Banyak wanita yang mengalami kelebihan estrogen baik dari konsumsi makanan –daging ternak– maupun unsur sintetis yang terdapat pada bahan kimia di perabotan plastik dan lapisan anti lengket. Makanlah lebih banyak buah, sayur dan gandum utuh, karena mengandung zat khusus yang membantu membuang estrogen yang tak terpakai. Hindari minuman beralkohol, kopi, obat penghilang rasa sakit dan minuman berpengawet.

(hst/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

6 Trik Makan Agar Cepat Kenyang

wolipop.com – 6 Trik Makan Agar Cepat Kenyang.

Dok. Thinkstock
Dok. Thinkstock

Jakarta – Salah satu cara untuk mengurangi asupan lemak dan kalori adalah mengontrol porsi makan. Tapi kadang rasa lapar berlebihan dan selera makan yang besar membuat kita ingin terus makan.

Tapi ada trik yang bisa membuat perut terasa kenyang lebih cepat, tapi lapar lebih lama. Dikutip dari Health, bukan hanya jenis makanan yang membuat Anda cepat kenyang. Tapi juga cara Anda makan. Yuk, intip tipsnya di sini.

1. Minum Air Putih Sebelum Makan

Minum 1-2 gelas air putih setiap sebelum makan. Air putih akan mengisi perut sehingga Anda lebih cepat kenyang saat makan. Selain itu, Anda bisa mengurangi hingga 60 kalori setiap jam makan.

2. Tambahkan Cuka atau Kayu Manis
Jika memungkinkan, tambahkan sedikit cuka atau bubuk kayu manis ke dalam makanan Anda. Menurut penelitian dari Department of Agricultural and Food Sciences di Zurich, Swiss, dua bahan ini bisa mengontrol kadar gula dalam darah, yang membuat Anda cepat kenyang, tapi lama merasakan lapar lagi.

3. Makan Sayuran Berwarna
Kunyahlah sayuran berwarna oranye dan hijau; seperti wortel, brokoli, bayam dan selada. Sayuran ini mengandung sekitar 90 persen air dan kaya serat, yang membawa sinyal kenyang pada otak sehingga perut pun terasa penuh lebih cepat.

4. Ganti Nasi Putih dengan Kentang
Kentang mengandung karbohidrat kompleks; jenis karbohidrat yang lama dicerna dalam tubuh. Sebuah studi di British Journal of Nutrition menemukan, mengonsumsi karbohidrat kompleks (kentang, oatmeal dan beras merah) bisa membuat Anda kenyang hingga berjam-jam dan makan kurang dari 320 kalori per hari. Saat makan siang atau malam, ganti nasi putih atau pasta dengan kentang rebus. Jika ingin rasa yang lebih enak, jadikan sebagai mashed potato dengan sedikit bumbu garam dan merica. Sajikan bersama daging ayam tanpa kulit dan sayuran rebus.

5. Pilih Ikan dibandingkan Daging
Pilih makanan laut dibandingkan daging merah untuk lauk. Ikan salmon, misalnya, kaya akan asam lemak omega-3 yang bisa membantu perut lebih cepat kenyang dan bertahan hingga beberapa jam. Penelitian yang diterbitkan European Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan, orang yang makan ikan lebih cepat kenyang dibandingkan pemakan daging merah. Plus, mereka juga mengasup 75 kalori lebih sedikit di jam makan berikutnya!

6. Ngemil Kacang Sebelum Makan
Cemillah kacang-kacangan (almond, mede atau kacang tanah) sebelum makan. Kacang mengandung serat, protein dan lemak yang mengaktifkan perasaan kenyang sehingga Anda pun akan makan lebih sedikit.

(hst/hst)

Makanan Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

detikHealth : Makanan Terbaik untuk Turunkan Berat Badan.

Jakarta, Makanan yang baik adalah makanan bergizi yang dapat membantu membangun tulang, mencegah penyakit kronis, meningkatkan penglihatan dan menjaga ketajaman otak. Tetapi makanan-makanan tersebut akan lebih baik jika juga rendah kalori. Sehingga bisa mendapatkan manfaat dari nutrisinya tanpa harus mengkhawatirkan peningkatan berat badan.

Beberapa makanan dapat membantu memenuhi nutrisi untuk tubuh, namun juga termasuk makanan terbaik untuk menurunkan berat badan. Beberapa makanan tersebut seperti dikutip dari Health, Minggu (8/1/2012) antara lain:

1. Oat (gandum)

Oat kaya serat, sehingga dapat membantu merasa kenyang sepanjang hari. Hanya setengah cangkir kemasan 4,6 gram, termasuk suatu karbohidrat yang sehat yang dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.

2. Alpukat

Tidak ada alasan untuk takut makan lemak, asalkan lemak tersebut termasuk lemak yang tepat. Asam oleat, suatu senyawa dalam lemak tak jenuh tunggal (MUFAs) dalam alpukat, dapat memicu tubuh untuk membantu merasa kenyang sepanjang hari.

3. Ikan salmon

Ikan salmon merupakan sumber protein yang dapat membantu merasa kenyang tanpa menambah lemak.

4. Bluberi

Bluberi dikenal sebagai anti-aging yang baik. Satu cangkir bluberi hanya mengandung 80 kalori, dan dapat membantu merasa kenyang dengan 4 gram serat.

5. Brokoli

Dimasak atau mentah, brokoli dikenal sebagai agen anti-kanker.

6. Beras merah

Beras merah adalah sumber serat yang baik. Beras merah merupakan suatu karbohidrat yang sehat yang dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.

7. Pir

Suatu hasil studi menemukan bahwa, wanita yang makan 3 buah pir sehari dapat mengonsumsi kalori lebih sedikit dan kehilangan berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidak mengonsumsi.

8. Kacang almond

Almond dalam tertentu dapat membantu menurunkan berat badan.

9. Teh hijau

Mengonsumsi teh hijau setiap hari dapat mempermudah menurunkan berat badan, karena teh hijau dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Kandungan antioksidan dalam teh hijau juga dapat membakar lemak dan kalori. Satu hasil studi menemukan bahwa, 5 cangkir teh hijau sehari dapat membantu menurunkan berat badan dua kali lebih banyak.

10. Pisang

Pisang adalah makanan baik untuk jantung. Mengonsumsi pisang juga dapat meningkatkan metabolisme, sehingga dapat membakar lemak dan kalori.

11. Telur

Sarapan yang sarat dengan protein yang akan mengurangi nafsu makan. Satu hasil studi menyatakan bahwa, wanita gemuk yang sarapan telur dapat kehilangan berat badan dua kali lebih banyak dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi telur.

12. Cokelat murni

Mengonsumsi cokelat dapat memperlambat pencernaan sehingga dapat merasa kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit saat. Hasil studi menunjukkan bahwa, makan diet tinggi lemak sehat dapat meningkatkan metabolisme untuk membakar lemak dan kalori.

13. Jeruk

Jeruk mengandung serat tinggi. Jeruk dapat membantu merasa kenyang lebih lama. Sehingga dapat membantu makan lebih sedikit sepanjang hari.

14. Kentang

Kentang memang tinggi karbohidrat, tetapi juga 3 kali menyebabkan kenyang lebih lama dibandingkan dengan nasi putih.

15. Keju

Keju mengandung asam lemak yang dapat membantu merasa kenyang dan membakar lebih banyak lemak.

16. Susu rendah lemak

Asam lemak yang sama ditemukan dalam susu, dan protein susu yang dapat membuat merasa kenyang. Susu dengan tambahan kalsium juga dapat membantu menrunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian, wanita dapat membakar lemak dan kalori lebih banyak ketika mereka mengonsumsi 1.000-1.400 miligram kalsium per hari.

(del/ir)

Resep Langsing Sehat dari Jepang

VIVAnews – Resep Langsing Sehat dari Jepang.

Sushi (Corbis)Jepang adalah negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Hal itu terkait dengan kebiasaan makan-makanan sehat para penduduknya. Selain itu, jika Anda perhatikan, kebanyakan wanita Jepang juga memiliki tubuh langsing. Ini berkat pola makan mereka yang sehat.

Jika Anda ingin hidup lebih lama dan tentunya tetap sehat contek saja kebiasaan makan penduduk Jepang. Tidak hanya lebih sehat, berat badan pun bisa lebih stabil dan bahkan berkurang.

– Porsi sedikit

Orang Jepang memiliki kebiasaan makan dengan porsi sedikit. Anda bisa melihat dari mangkuk nasinya yang berukuran mungil. Meskipun makan dengan porsi sedikit tetapi makanan yang dikonsumsi memiliki kualitas tinggi. Mulai sari berasnya, sayuran hingga lauk yang biasanya ikan laut. Biasakan makan jangan sampai kekenyangan hingga perut terasa sakit. Ingatlah pepatah lama, makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kekenyangan.

– Sayuran
Sayuran tidak bisa dilepaskan dari menu makanan Jepang. Setiap menu yang disajikan pasti terdapat sayuran segar.  Menurut penelitian yang dilakukan UCLA dan Louisiana State University, mengonsumsi sayuran segar akan meningkatkan asam folat, vitamin C, vitamin E yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan sel-sel baru. Dengan saus sehat, sayuran segar bisa membuat tubuh lebih sehat dan tidak mudah sakit.

– Ikan sebagai menu utama
Ikan selalu menjadi menu utama dalam makanan Jepang. Kandungan asam omega 3 pada ikan membuat jantung lebih sehat. Anda bisa terhindar dari penyakit kardiovaskular, yang merupakan pemicu kematian tertinggi di dunia.

– Nasi
Menurut National Library of Medicine and the National Institutes of Health, setengah dari kalori yang dikonsumsi per hari sebaiknya berasal dari karbohidrat kompleks. Nasi yang biasa kita konsumsi setiap hari adalah sumber karbohidrat kompleks. Akan lebih baik jika nasi yang dikonsumsi berasal dari beras organik. Jika Anda ingin melancarkan pencernaan, pilihlah beras merah, karena mengandung serat lebih tinggi dibandingkan nasi biasa.

– Buah sebagi makanan penutup
Jika selama ini Anda memilih puding sebagai penutup, gantilah dengan buah-buahan segar yang masih dingin. Selain lebih sehat, rasanya juga tidak kalah manis dengan puding. Orang Jepang lebih memilih buah sebagai makanan penutup dibandingkan dengan puding atau makanan manis lainnya. Rasa segar buah juga sangat efektif menetralisir aroma makanan dari dalam mulut.

• VIVAnews

Gracia Indri: Nasi Merah Lebih Baik

KapanLagi.com: Gracia Indri: Nasi Merah Lebih Baik.

Kapanlagi.com – Segala cara biasanya ditempuh untuk mewujudkan penampilan yang sempurna. Dari olah fisik sampai diet mengurangi makanan. Seperti itulah yang kira-kira dilakukan para selebritis, demikian juga oleh Gracia Indri. Namun, dirinya melakukan dengan cara berbeda.

“Setiap hari aku udah biasa makan pake nasi merah. Selain sehat, jadi menghambat gemuk, dan menjaga penampilan di depan kamera,” ujar Indri saat dihubungi wartawan, Kamis (15/9).

Indri mengaku kalau kebiasaannya mengkonsumsi nasi merah telah berlangsung lama. Sampai-sampai dirinya sudah tak ingat lagi kapan tepatnya.

“Udah cukup lama pokoknya. Jadi emang jadi kebiasaan saja kalau makan pakai nasi merah. Kalau nasi putih itu sesekali,” imbuhnya.

Pesinetron ini juga memberikan tips bagi orang yang ingin mengikuti jejaknya, bagaimana mengolah nasi merah yang baik. Mengingat nasi merah tidak ada rasanya, karena tidak ada kadar gulanya.

Malcare WordPress Security