Agar Beras Bebas Kutu

Agar Beras Bebas Kutu – Kompas Female.

KOMPAS.com — Biasanya kita menyimpan beras dalam jumlah yang banyak. Meskipun sudah disimpan dalam kotak khusus penyimpan beras, serangan kutu dalam beras kerap tak bisa dihindari. Untuk menghindari serangan kutu beras yang berakibat pada menurunnya kualitas beras, atasi dengan cara berikut:

1. Masukkan 50 gram daun jeruk purut yang sudah ditumbuk ke dalam 10 kg beras. Sesekali buka tempat penyimpanan beras agar beras tak berbau apek. Dengan daun jeruk purut, beras akan terbebas dari kutu dan punya aroma yang harum ketika dimasak.

2. Campurkan beras bersama 2-3 tangkai daun asam jawa yang telah dibersihkan atau dikeringkan ke dalam tempat penyimpanan beras.

3. Daun belimbing wuluh juga bisa digunakan sebagai penangkal kutu di tempat penyimpan beras. Masukkan 2-3 tangkai daun belimbing wuluh yang sudah dibersihkan dan dikeringkan ke dalamnya.

4. Masukkan beberapa batang lada kering ke dalam campuran beras. Ini juga bisa mengusir kutu.

5. Masukkan 1-3 buah cabai kering ke dalam beras. Aroma cabai kering yang menyengat akan mencegah kutu beras datang kembali. Jangan lupa tutup kotak penyimpan dengan rapat, dan simpan di tempat kering dan sejuk.

(Dari berbagai sumber)

Resep Langsing Sehat dari Jepang

VIVAnews – Resep Langsing Sehat dari Jepang.

Sushi (Corbis)Jepang adalah negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Hal itu terkait dengan kebiasaan makan-makanan sehat para penduduknya. Selain itu, jika Anda perhatikan, kebanyakan wanita Jepang juga memiliki tubuh langsing. Ini berkat pola makan mereka yang sehat.

Jika Anda ingin hidup lebih lama dan tentunya tetap sehat contek saja kebiasaan makan penduduk Jepang. Tidak hanya lebih sehat, berat badan pun bisa lebih stabil dan bahkan berkurang.

– Porsi sedikit

Orang Jepang memiliki kebiasaan makan dengan porsi sedikit. Anda bisa melihat dari mangkuk nasinya yang berukuran mungil. Meskipun makan dengan porsi sedikit tetapi makanan yang dikonsumsi memiliki kualitas tinggi. Mulai sari berasnya, sayuran hingga lauk yang biasanya ikan laut. Biasakan makan jangan sampai kekenyangan hingga perut terasa sakit. Ingatlah pepatah lama, makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kekenyangan.

– Sayuran
Sayuran tidak bisa dilepaskan dari menu makanan Jepang. Setiap menu yang disajikan pasti terdapat sayuran segar.  Menurut penelitian yang dilakukan UCLA dan Louisiana State University, mengonsumsi sayuran segar akan meningkatkan asam folat, vitamin C, vitamin E yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan sel-sel baru. Dengan saus sehat, sayuran segar bisa membuat tubuh lebih sehat dan tidak mudah sakit.

– Ikan sebagai menu utama
Ikan selalu menjadi menu utama dalam makanan Jepang. Kandungan asam omega 3 pada ikan membuat jantung lebih sehat. Anda bisa terhindar dari penyakit kardiovaskular, yang merupakan pemicu kematian tertinggi di dunia.

– Nasi
Menurut National Library of Medicine and the National Institutes of Health, setengah dari kalori yang dikonsumsi per hari sebaiknya berasal dari karbohidrat kompleks. Nasi yang biasa kita konsumsi setiap hari adalah sumber karbohidrat kompleks. Akan lebih baik jika nasi yang dikonsumsi berasal dari beras organik. Jika Anda ingin melancarkan pencernaan, pilihlah beras merah, karena mengandung serat lebih tinggi dibandingkan nasi biasa.

– Buah sebagi makanan penutup
Jika selama ini Anda memilih puding sebagai penutup, gantilah dengan buah-buahan segar yang masih dingin. Selain lebih sehat, rasanya juga tidak kalah manis dengan puding. Orang Jepang lebih memilih buah sebagai makanan penutup dibandingkan dengan puding atau makanan manis lainnya. Rasa segar buah juga sangat efektif menetralisir aroma makanan dari dalam mulut.

• VIVAnews

Mengenali Beras Merah Terbaik

Okefood – Mengenali Beras Merah Terbaik

BERAS merah dikonsumsi banyak orang terutama oleh mereka yang berdiet. Padahal bisa dibilang, beras putih lebih enak ketimbang beras merah.

Bila beras putih masih mempunyai rasa di dalamnya, beras merah justru lebih hambar. Namun, kekuatan beras merah terletak pada manfaat kesehatannya.

Tak mengherankan bila beras merah sudah banyak ditemui di pasar tradisional maupun pasar modern. Bila Anda masih awam memilih beras merah, simak tipnya seperti dipaparkan chef Ferry Saputra, chef healthy food kepada okezone usai demo masak di ASEAN Plus Culinary Festival 2011, La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (18/9/2011).

Warna beras merah

Beras merah mempunyai warna merah bersih. Sebaiknya, jangan memilih beras merah yang terlihat kotor atau berubah kecokelatan. Beras yang berubah warna bisa menimbulkan racun.

Tanpa kulit

Kebanyakan beras merah, khususnya yang masih di dalam tumpukan, masih terdapat kulitnya. Anda harus perhatikan, bila masih terdapat kulit, lebih baik jangan dibeli.

Bentuk panjang

Beras merah hampir sama dengan beras matti asal India. Yang membedakan, bentuk beras merah sedikit lebih panjang dan bila Anda sentuh, teksturnya sangat halus dan tidak pecah.

Ukuran air

Memasak beras merah, takaran air yang digunakan tidak sama dengan beras putih. Air untuk memasak beras merah harus lebih banyak dua kali lipat dibanding beras putih karena beras merah menyerap air lebih banyak.

Penyucian

Beras merah tergolong butuh perlakukan khusus dalam pembersihan. Proses pencuciannnya, yakni yaitu menggunakan sedikit air, gosok dengan telapak tangan tetapi jangan terlalu kencang, baru kemudian diberi air langsung dari keran. Ulangi sebanyak 3 kali dengan proses yang sama. (ftr)

Fakta tentang Beras Merah – Beras Merah Kaya Vitamin & Mineral

Fakta tentang Beras Merahsumber: Tabloid Ibu & Anak

Nilai gizi beras bergantung pada jenisnya. Dari sisi jenis, masyarakat menggolongkan beras menjadi tiga golongan: beras putih (dipisahkan lagi menjadi pulen dan pera), beras ketan, dan beras merah. Tetapi, apa pun nama berasnya, yang awam tahu tentangnya, bahan ini hanyalah sumber karbohidrat semata, pengenyang pemt, ‘bensin’ untuk beraktivitas.

Padahal, jika saja mau sedikit iseng ‘membongkarnya’, utamanya beras merah, beras memiliki banyak manfaat lain. Beras merah punya kandungan gizi yang jauh lebih baik dibanding beras putih.

Sebabnya, karena, umumnya beras putih berasal dari beras yang telah digiling sehingga sudah hilang kulit arinya, sementara beras merah berasal dari beras tumbuk, yang kulit arinya tak banyak hilang.

Padahal kulit ari beras mengandung zat-zat gizi yang penting bagi tubuh, di dalam kulit ari tersebut kaya serat dan minyak alami. Serat tak hanya mengenyangkan, namun juga mencegah berbagai penyakit saluran pencernaan.

Continue reading →

7 Cemilan Sehat Tengah Malam

7 Cemilan Sehat Tengah Malam 

Liburan seringkali membuat banyak orang berpesta dan terjaga sampai larut malam. Bila sudah seperti ini, tak jarang rasa lapar melanda. Padahal seperti yang Anda ketahui, makan setelah pukul 8 malam dapat berdampak pada pinggang Anda. Namun kabar baiknya adalah, bukan waktu makan yang penting melainkan apa yang Anda konsumsi. Jadi, bila Anda lapar di tengah malam, berikut ini adalah daftar makanan ramah yang dapat Anda konsumsi tanpa perlu menyabotase kesehatan maupun program diet Anda.

1. Air Putih

Rasa haus seringkali meniru rasa lapar. Jadi, sebelum Anda meraih makanan dari kulkas maupun lemari makan Anda, isi tubuh Anda dengan secangkir atau dua cangkir air. Anda bahkan dapat menambahkan lemon atau jeruk nipis sebagai perasa (dimana kedua bahan ini memiliki sifat detoksifikasi). Tunggu selama 10 menit, dan jika perut Anda masih meminta jatah, Anda bisa mengkonsumsi cemilan maupun minuman sehat lainnya.

2. Susu

Rendah akan kalori dan lemak, susu mengandung triptofan, asam amino yang membantu meninabobokan Anda ke dalam tidur nyenyak. Pada dasarnya, triptofan bertanggung jawab meningkatkan produksi serotonin dalam tubuh; serotonin membantu Anda untuk merasa mengantuk. Sebagai bonus tambahan, kalsium dan vitamin D dalam cangkir susu dapat meningkatkan kesehatan tulang Anda.

Continue reading →

Sehat dan cantik Alami dengan Beras Merah

Sehat dan cantik Alami dengan Beras Merah by Susi Dwi Hanifah on 2012-01-15 20:51:42

PADA umumnya, beras hanya dikenal sebagai sumber karbohidrat, pengenyang perut, atau “bensin” untuk beraktivitas. Padahal beras merah, khususnya juga dapat dimanfaatkan untuk menyehatkan tubuh serta merawat kecantikan.

Beras. butir pada yang telah dibuang kulit luar (sekam) atau disebut epicarp, merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain diselimuti epicarp, beras terdiri dari cellulose yang keras, sebiji beras juga memiliki struktur lapisan kulit dalam yang disebut pericarp, terdiri atas 2-3 lapis sel yang dibatasi selapis sel kubik bernama aleuron. Lapisan ini melingkupi bagian dalam biji yang disebut endosperm. Sedangkan lembaga, yang merupakan bakal benih tanaman, melekat pada bagian pangkalnya.

Masyarakat menggolongkan beras menjadi tiga golongan, yakni beras putih (dipisahkan lagi menjadi pulen dan pera), beras ketan, dan beras merah. Beberapa jenis beras mengeluarkan aroma wangi bila ditanak (misalnya, Cianjur Pandanwangi atau Rajalele). Bau ini disebabkan beras melepaskan senyawa aromatik yang memberikan efek wangi. Sifat ini diatur secara genetik dan menjadi objek rekayasa genetika beras.

Beras merah masih utuh dengan lapisan aleuron. Aleuron inilah yang penting dalam beras merah karena banyak mengandung vitamin. Beras merah telah dikenalkan oleh para tabib sejak tahun 2800 SM. Banyak penulis di Asia Timur masa dahulu mengatakan bahwa beras merah merupakan jenis makanan yang dapat menyembuhkan penyakit lantaran keseimbangan alamiahnya. Pada masa kini, para ahli makrobiotik telah pula menyatakan persetujuannya.
Continue reading →

Fiber Foods Helps You Slim Down | Women’s Health Magazine

Fiber Foods Helps You Slim Down | Women’s Health Magazine.

30 ways to add low and high fiber foods to your diet plan and keep the weight off–yes it’s that easy!
ELIZABETH WARD, R.D.

We all know our bodies need calcium for bones, vitamin C to fend off colds, and chocolate to save relationships. But when it comes to losing weight, the nutritional information is a little more confusing. The mighty trilogy of nutrients — protein, carbohydrates, and fat — garners most of the diet industry’s attention, but it’s becoming much more clear that fiber needs to be the fourth leg of the dietary table. Study after study shows that not only do high fiber foods help lower your risk of cancer, heart attack, and high blood pressure, but it also keeps you full and helps you cut caloriesyou consume every day. Trouble is, most of us think that getting the recommended 30 grams of fiber a day means eating cereal that tastes like the box it comes in. But that’s not the case; you can sneak fiber foods into your diet anywhere. Use these 28 fiber-friendly tactics to eat more — and weigh less.

At Breakfast

Spice up your eggs. One-third of a cup of chopped onion and one clove of garlic will add 1 g of fiber to scrambled eggs. Or fold the eggs omelette-style over 1/2 cup of cooked broccoli for an additional 2 g.

Drop a whole orange into the blender to flavor your morning smoothie. One peeled orange has nearly 3 g more fiber than even the pulpiest orange juice.

Fill your juice glass with nectar instead of a watery juice from concentrate. Nectar is apricot, peach, pear, or papaya juice, mixed with fiber-rich pulp. It packs more than 1 g of fiber per 8-ounce glass.

Heat up a bowl of oat bran instead of oatmeal; it has nearly 2 g more fiber. Add even more flavor and fiber by stirring in 1/4 cup of raisins or chopped dates before nuking it.

Sprinkle ground flaxseed over your favorite cold cereal, or stir a few spoonfuls into a cup of yogurt. Two tablespoons equals close to an extra 2 g fiber.

Grab an Asian pear. Similar in taste to other pears, the red-colored Asian variety has an apple-like crispness and shape, and it delivers significantly more fiber — 4 g per pear.

Buy spreadable fiber, like almond butter, for your whole-wheat toast. Two tablespoons adds 2 g of fiber, along with a healthy dose of heart-protecting fats and vitamins like E.

Whip up a pack of hot-chocolate mix instead of that second cup of coffee. Most instant-cocoa mixes have as much as 3 g of fiber per cup.

Continue reading →

Beras Merah untuk Diabetes

Beras Merah untuk Diabetes.

Anda perlu waspada apabila terbiasa mengonsumsi nasi putih. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sedikitnya 5 porsi nasi putih dalam seminggu berakibat pada peningkatan resiko diabetes tipe 2. Sebaliknya, resiko diabetes tipe 2 dapat ditekan dengan mengganti beras Anda dengan beras merah. Konsumsi nasi merah sebanyak 2 porsi atau lebih dalam seminggu dapat menurunkan resiko diabetes tipe 2. Selain itu, substitusi sepertiga porsi nasi putih dengan nasi merah pun dapat menurunkan resiko diabetes tipe 2 sebesar 16%1.

Nasi merah baik untuk penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan nasi putih. Hal ini dikarenakan kandungan seratnya yang tinggi. Beras biasa mengalami proses penggilingan yang menyebabkan hilangnya sebagian besar serat serta vitamin dan mineral. Padahal, serat dapat memperlambat masuknya glukosa ke dalam darah. Karena kandungan seratnya yang tinggi itulah nasi merah tidak meningkatkan gula darah secara drastis1. Selain unggul dalam kandungan serat, nasi merah pun memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih tinggi dibandingkan nasi putih. Sebagai contoh, beras merah kaya akan vitamin B, magnesium, dan zat besi yang diperlukan tubuh2.

Begitu banyak manfaat yang dapat diperoleh dari beras merah. Mungkin Anda masih belum terbiasa dengan beras merah, tetapi Anda dapat meningkatkan konsumsi beras merah Anda secara perlahan-lahan untuk hidup sehat. Selamat mencoba.

References:

  1. Arch Intern Med, 2010; 170 (11): 961-969.
  2. USDA Nutrient Database, 2010
WordPress Security